Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Balita 4 Tahun Jatuh ke Kandang Gorila

Seorang balita berusia empat tahun terjatuh dalam kandang gorila sedalam 10-12 kaki (sekitar 3-4 meter) di Cincinnati Zoo, Sabtu (28/5/2016).

Tayang:
Penulis: Ariestia | Editor: Ariestia
WLWT
Seorang balita berusia empat tahun jatuh ke dalam kandang gorilla di Cincinnati Zoo, Amerika Serikat, Sabtu (28/5/2016). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang balita berusia empat tahun terjatuh dalam kandang gorila sedalam 10-12 kaki (sekitar 3-4 meter) di Cincinnati Zoo, Amerika Serikat, Sabtu (28/5/2016).

Ia segera dihampiri gorila jantan bertubuh besar seberat 400 pound (181,4 kg).

Menurut laporan WLWT seperti yang dilansir Daily Mail, bocah tersebut berada di kandang gorila selama 10 menit.

Pihak berwenang percaya anak itu merangkak melewati jeruji pembatas lalu jatuh ke dalam kandang.

Saat balita itu jatuh, tiga gorila sedang berada di dalam kandang. Tapi dua gorila betina mau pergi segera saat dipanggil.

Namun seekor gorila yang jantan, Harambe, masih berada di dekat si anak.

Tayangan video Sabtu (28/5/2016), menunjukkan pemandangan yang bikin bulu kuduk merinding ketika balita itu berada di dekat Harambe.

Banyak orang terdengar panik dan berteriak.

Tapi si gorilla terlihat hanya memegang anak itu tanpa mencelakai.

Terdengar juga suara seorang wanita yang tampaknya adalah ibu dari bocah itu. Ia berteriak 'ibu di sini, ibu sayang kamu," katanya.

Lalu terdengar lagi perkataannya: "Isaiah, tenanglah," saat anak itu terdengar menangis.

Si balita kemudian ditarik oleh si gorila ke dalam air. Tapi gambarnya tidak ditampilkan oleh WLWT.

Direktur Thane Maynard, mengatakan tim penanganan hewan berbahaya di kebun binatang memutuskan kondisi sudah masuk tahap mengancam jiwa balita. Karena itu mereka merasa perlu untuk menembak hewan tersebut.

Petugas kebun binantang lalu menembak gorila saat bocah itu berada di antara kedua kakinya.

"Mereka mengambil keputusan sulit dan keputusan tepat karena mereka telah melindungi nyawa anak itu. Jika tidak, yang terjadi bisa sangat buruk," kata Maynard.

Menurut Maynard, suntik bius tidak akan berguna di saat seperti tersebut. Sebab setelah disuntik bius gorila tidak akan langsung pingsan, sehingga anak itu dalam bahaya.

Ia menambahkan saat itu gorila tidak tampak menyerang si balita. Tapi jika dalam situasi gelisah, hewan itu bisa sangat kuat.

Sedangkan petugas pemadam kebakaran Cincinnati seperti dilaporkan WLWT, mengatakan gorila menarik balita itu dengan kasar.

Setelah Harambe ditembak, balita lalu dibawa ke rumah sakit dengan luka-luka serius.

Pihak rumah sakit mengatakan tak bisa merilis informasi balita tersebut, termasuk namanya.

Maynard mengatakan ini pertama kalinya tim kebun binatang harus membunuh hewan koleksinya dalam situasi darurat seperti itu.

Ia menyebutnya sebagai 'hari yang sangat menyedihkan' di kebun binatang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved