Sabtu, 25 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gempa Sumbar

Belum Ada Gempa Susulan, Gempa di Sumbar Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh mekanime penyesaran naik (thrust fault),

Penulis: Sesri | Editor: Sesri
Foto/padangmedia.com
Gempa 6,5 SR Pesisir Selatan, kamis (2/6/2016). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gempa bumi tektonik mengguncang seluruh wilayah Sumatera Barat dan Bengkulu Kamis pagi (2/6/2016).

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 05.56.01 WIB dengan kekuatan M=6,5 dengan episenter terletak pada koordinat 2,29 LS dan 100,46 BT, pada kedalaman hiposenter 70 kilometer.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun media sosial BMKG menuturkan efek gempabumi yang didasarkan oleh Peta Tingkat Guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Solok, Painan, Muko-Muko dalam skala intensitas IV-V MMI (II SIG-BMKG).

Sementara itu di daerah Bengkulu dan Padang guncangan dirasakan dalam skala intensitas IV MMI (II SIG-BMKG). Di daerah Kepahiang dan Padang Panjang guncangan dirasakan dalam skala intensitas III-IV MMI (II SIG-BMKG).

Di Kabupaten Agam dan Kabupaten Limapuluh Kota, guncangan dirasakan dalam skala intensitas III MMI (II SIG-BMKG).
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa akibat gempabumi ini.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia dengan hiposenter terletak di Zona Benioff bagian atas.

Karena hiposenter berada di kedalaman 70 kilometer maka gempabumi ini disebut sebagai gempabumi menengah, sehingga wajar jika guncangan gempabumi ini memiliki spektrum guncangan yang dapat dirasakan pada wilayah yang luas.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh mekanime penyesaran naik (thrust fault), gempabumi yang terjadi pada kedalaman menengah sehingga tidak berpotensi tsunami.

Daryono juga menambahkan hingga laporan ini dibuat pada pukul 08.00 WIB belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershocks).

Untuk itu masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir barat Sumatera, dihimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab karena gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved