Waspada! Curanmor dan Curat Meningkat Saat Ramadhan, Kriminolog: Ini Alasannya
Kejahatan yang terjadi biasanya didominasi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pada saat bulan Ramadhan, khususnya di wilayah yang homogen (mayoritas Islam), termasuk di kota Pekanbaru, akan terjadi pertukaran kebiasaan dalam beraktivitas.
Dalam kaitannya dengan potensi kejahatan yang muncul di bulan ini, kejahatan yang terjadi biasanya didominasi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Hal ini disampaikan oleh Kasmanto Rinaldi, selaku Kriminolog dari Universitas Islam Riau (UIR) kepada Tribun, Sabtu (4/6/2016).
Dirinya menambahkan, hal tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya aktifitas masyarakat di luar rumah, sehingga berpotensi mengalami tindak kejahatan, dan rumah yang ditinggalkan pun juga berpotensi dijadikan sasaran empuk para pelaku kejahatan.
Selanjutnya, dari sisi pelaku, biasanya akan meningkat secara kuantitas. Hal ini mengingat pada bulan puasa kebutuhan akan biaya hidup akan semakin tinggi, khususnya menjelang hari lebaran.
Aspek lainnya yaitu dari sisi korban. Dikarenakan aktifitas yang tinggi yang menyebabkan kelelahan karena seharian bekerja, dan keinginan untuk 'buru-buru hendak beribadah', korban cenderung lalai terhadap pengamanan harta bendanya. Inilah yang dapat memberikan peluang bagi para pelaku untuk melancarkan aksinya.
Terakhir adalah reaksi sosial yang pasif dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar, akan menyebabkan tumbuh suburnya kejahatan terutama di bulan Ramadhan.
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pelaku-curanmor-ditangkap_20160127_231738.jpg)