Sopir Ngantuk, Pejalan Kaki dan Sepeda Motor Diseruduk

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bachtiar langsung diamankan ke Makodim 1402 sebelum di jemput

Sopir Ngantuk, Pejalan Kaki dan Sepeda Motor Diseruduk
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
Tiga kendaraan roda empat dengan nopol BM 1728 TC, BM 1598 QM dan BM 1089 ZC ringsek dibagian depan dan belakang akibat tabrakan beruntun di Jalan Jenderal Sudiman Pekanbaru, Senin (28/3/2016) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil bernomor polisi DW 1072 BR terjadi di jalur lintas barat Sulawesi, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (7/6/2016).

Suzuki Futura yang yang melaju kencang dari arah barat tiba-tiba oleng dan menyeruduk seorang pejalan kaki serta sebuah sepeda motor.

Akibat tabrakan ini, korban yang diketahui bernama Reski (20) terpental hingga lima meter dan mengalami luka serius dibagian wajah, sementara sepeda motor terseret hingga sepuluh meter dari tempat kejadian dan mengalami rusak parah.

Kendaraan yang dikemudikan Bachtiar tersebut baru berhenti setelah menabrak tumpukan material batu yang berada di tepi jalan.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bachtiar langsung diamankan ke Makodim 1402 sebelum di jemput aparat satuan lalu lintas Polres Polman.

Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan tersebut diduga karena sang sopir mengantuk usai berjualan tanaman hias di pasar Tinambung.

“Ini mobil kencang dari arah barat tiba-tiba menabrak seorang perempuan yang berdiri di tepi jalan serta sepeda motor yang parkir. Saat saya amankan dan tanya dia bilang saya mengantuk pak dan baru sadar setelah mobil menabrak tumpukan batu,” ujar serka Abd Munir.

Akibat kecelakaan ini arus lalulintas di jalur trans Sulawesi sempat terjadi kemacetan panjang hinga dua kilometer dari dua arah. Sejumlah petugas lalulintas di lokasi tampak sibuk mengurai kemacetan.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Sementara korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif dirumah sakit umum daerah setempat. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved