Ramadhan 1437 H

Ini Dia Waktu yang Utama Makan Sahur ala Rasulullah SAW

Dalam puasa disunahkan untuk segera berbuka bila waktunya sudah masuk. Makan sahur juga sangat disunahkan bagi orang yang berpuasa

Ini Dia Waktu yang Utama Makan Sahur ala Rasulullah SAW
Foto/Nu.or.id
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bagi umat Islam, Ramadhan adalah bulan yang istimewa karena terdapat banyak keberkahan dan ampunan di dalamnya.

Dalam matan Ghayah wa Taqrib atau yang lebih populer dengan sebutan Matan Abi Syuja’, seperti dimuat NU.or.id, ada tiga amalan yang sangat dianjurkan pada saat puasa. Abu Syuja’ menuliskan:

“Disunahkan pada saat puasa tiga hal: menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, dan meninggalkan perkataan kotor (keji).”

Berdasarkan keterangan di atas, setidaknya ada tiga perbuatan yang mesti kita biasakan pada saat mengerjakan ibadah puasa. Ketiga perbuatan yang dimaksud ialah:

Pertama, menyegerakan buka puasa. Kendati puasa menahan haus dan lapar, namun Tuhan tetap memberikan batasan kepada manusia.

Tidak baik menahan haus dan lapar seharian penuh. Karenanya, dalam puasa disunahkan untuk segera berbuka bila waktunya sudah masuk. Anjuran ini sejalan dengan hadits Nabi SAW:

“Manusia masih berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Kedua, mengakhirkan sahur. Selain berbuka, sahur juga merupakan kesunahan. Sahur bertujuan agar perut tidak terlalu lapar dan lemah pada saat menjalankan puasa.

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk mengakhirkan sahur. Jangan sampai sahur pada awal malam atau tengah malam.

Usahakan sahur di akhir malam dan jangan pula terlalu dekat dengan waktu subuh supaya makannya tidak buru-buru. Anjuran mengakhirkan sahur ini didasarkan pada hadis riwayat Ahmad:

Halaman
123
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved