BI Kurangi Peredaran Uang Rusak
mengatasi peredaran uang rusak, BI bekerjasama dengan pelaku perbankan untuk dapat menghimpun uang kartal yang rusak dan lusuh tersebut.
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menanggapi banyaknya uang rusak dan lusuh beredar di masyarakat khususnya masyarakat yang berada di daerah pinggiran Bank Indonesia (BI) wilayah Riau melalui bidang Hubungan Masyarakat BI, Reza Mario mengatakan BI terus berupaya mengurangi peredaran uang rusak ataupun lusuh tersebut.
Ia mengatakan dalam mengatasi hal ini BI bekerjasama dengan pelaku perbankan untuk dapat menghimpun uang kartal yang rusak dan lusuh tersebut.
Dikatakan penarikan uang rusak dan lusuh ini dapat dilakukan jika memang masyarakat melaporkan untuk melakukan penukaran uang kepada bank.
Untuk meningkatkan hal ini di tiap kabupaten BI bekerjasama dengan pihak bank secara berkala melakukan kas keliling ke daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan kantor bank.
Selain kerjasama dengan perbankan BI terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang uang layak.
Ia menjelaskan uang yang dianggap tidak bisa digunakan lagi merupakan uang yang rusak karena terbakar sehingga hilang dua pertiga bagian dan sobek.
Ia mengatakan jika kondisi sobek dan terbakar hingga dua pertiga bagian uang sudah tidak dapat ditukarkan lagi dengan uang layak ke bank.
"Uang lusuh jika masih utuh bagiannya dan nomor seri masih nampak bisa digunakan dan juga masih bisa dilakukan penukaran uang yang layak," katanya.
Dijelaskan uang lusuh ini biasanya masih bisa dibenahi jadi bagus lagi oleh BI dengan menggunakan alat.
BI mencatat selama triwulan pertama telah melakukan penarikan dan pemusnahan uang rusak sebanyak Rp 770 milyar.
"Jumlah yang dimusnahkan ini mengalami peningkatan dari periode sebelumnya. Ini menandakan kesadaran masyarakat akan fungsi bank sebagai tempat penukaran uang semakin tinggi," pungkasnya.(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/uang-rusak_20160621_221217.jpg)