Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Waspada, Inilah Lokasi yang Rawan Begal Motor di Pekanbaru

Beberapa wilayah yang menjadi atensi adalah Jalan Arifin Achmad, Jalan Parit Indah, Depan MTQ Jalan Sudirman, Jalan Labersa, Jalan Rambutan,Jalan Paus

Penulis: Budi Rahmat | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/BudiRahmat
Kapolsek Bukit Raya, Kompol Firman Sianipar memperlihatkan barang bukti sepeda motor hasil begal, Kamsi (23/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puluhan kali beraksi, kawanan begal motor yang berhasil diringkus Polsek Bukit Raya memang patut diatensi.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Firman Sianipar menyebutkan kawanan begal tersebut sudah terbilang profesional. Aksi mereka sudah tersebar di beberapa kawasan di wilayah hukum Kota Pekanbaru.

"Mereka sudah puluhan kali beraksi. Ada yang 17 kali, 15 kali dan tujuh kali beraksi," terang Kapolsek.

Beberapa wilayah yang menjadi atensi adalah Jalan Arifin Achmad, Jalan Parit Indah, Depan MTQ Jalan Sudirman, Jalan Labersa, Jalan Rambutan, Jalan Paus.

Sedangkan untuk wilayah Tampan yakni di area Stadion Utama serta sekitar perbatasan dengan Kampar.

"Ya mereka sudah profesional. Jika dilihat dari wilayah yang sudah disisir. Barang bukti yang diamankan pun lumayan banyak," terang Kapolsek

Tim Opsnal Polsek Bukit Raya meringkus tiga orang pelaku spesialis begal motor dengan modus mengaku polisi. Dari ketiganya polisi menyita tujuh unit sepeda motor berbagai merk.

"Icaran mereka sepeda motor matic," terang Kapolsek Bukit Raya, Kompol ‎Firman Sianipar disela-sela ekspose tersangka dan barang bukti, Kamis (23/6/2016).

Dari tiga pelaku ini polisi juga mengamankan dua orang lelaki yang diketahui sebagai penadah. Sepeda motor dibeli dari tersangka senilai Rp 2
sampai 2,5 juta untuk selanjutnya dijual kembali. Dengan mengaku polisi, para pelaku begal ini dengan mudah memperdayai korbannya.

Korban yang biasanya terlebih dahulu diintai kemudian diberhentikan ditengah jalan untuk selanjutnya di intimidasi. Pelaku akan menuduh korban terlibat dala sindikat narkoba. 

Dengan tuduhan tersebut korban ditakuti. Korban yang sudah ciut nyalinya kemudian dibimbing mengikuti tersangka. Di tempat yang sepi, korban diruh berjalan jongkok dan saat itulah tersangka melarikan sepeda motor korbannya.(*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved