Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PSPS : KLB PSSI Digelar Oktober

disepakati pelaksanaan KLB akan digelar 3 Oktober 2016. FIFA pun sudah menyetujui hasil rapat tersebut.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kelompok 85 yang merupakan tim yang mendorong pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI telah bertemu pihak PSSI dan juga FIFA pada 21 Juni di kantor PSSI. Hasil pertemuan tersebut menyepakati beberapa hal penting terkait sepakbola Indonesia, salah satunya pelaksaan KLB pada Oktober nanti.

"Perwakilan tim 85 sudah bertemu dengan PSSI dan FIFA di Jakarta beberapa waktu lalu," kata manajer PSPS Zulkifli Nasution, Selasa (28/6/2016).

Seperti diketahui, ada 87 pemilik suara PSSI mengajukan tuntutan agar KLB PSSI digelar. Kelompok ini disebut kelompok 85. Kelompok ini menilai hanya dengan KLB lah perbaikan sepakbola nasional bisa dilakukan.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati pelaksanaan KLB akan digelar 3 Oktober 2016. FIFA pun sudah menyetujui hasil rapat tersebut.

"Hasil pertemuan kita (kelompok 85) dengan PSSI serta FIFA disepakti KLB digelar 3 Oktober tahun ini," kata Zulkifli.

Sebelum pelaksanaan KLB tersebut, terlebih dahulu akan digelar kongres tahunan yang akan dilaksanakan pada 3 Agustus nanti. Di kongres tahunan ini juga akan dibentuk komite pemilihan dan komite banding pemilihan. "Semacam Panpel KLB lah," ujarnya.

Dikatakannya, dalam rapat tersebut terjadi diskusi cukup hangat yang topiknya menyangkut materi pelaksanaan KLB.

Zulkifli menceritakan pihak PSSI menyetujui pelaksanaan KLB digelar dengan hanya memilih satu orang ketua umum PSSI dan juga beberapa EXCO yang mengfundurkan diri.

Sedangkan dari kelompok 85 berpendapat beda. Yakni memilih seluruh fungsionaris pengurus PSSI baik ketua umum, wakil ketua dan juga EXCO serta pengurus lainnya. Pihak kelompok 85 pun punya alasan mengajukan materi KLB yang berbeda.

Bila mengikuti keinginan PSSI, maka hasil KLB akan tetap di isi pengurus lama serta didominasi EXCO yang lama. Pihak kelompok 85 berpendapat bila hanya memilih ketua umum serta beberapa EXCO yang mengundurkan diri, jabatan ketua umum akan rawan digugat para EXCO lama. Selain itu, roda organiasi diperkirakan akan sudah berjalan sinergi.

"Kalau mengikuti keinginan PSSI, reformasi sepakbola nasional bakalan tidak terwujud. Maka, dalam pertemuan itu, FIFA setuju dengan usul dari kelompok 85. Kalau FIFA setuju, PSSI pun ngikut," ujarnya.(*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved