Pohan Sebut Ada Orang Mau Memerasnya
Pohan pun memberikan bantahan kepada pihak kepolisian serta memyerahkan bukti-bukti. Bukti tersebut sebagian sudah
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan membantah adanya penangkapan dirinya oleh Polda Sumatera Utara. Hal itu terkait kabar adanya penipuan saat ia maju di Pilkada Medan.
"Enggak benar isu itu. Orang melapor ya haknya. Saya membantah dengan minta bukti. Saya tak ada berutang tak ada perjanjian apapun," kata Pohan ketika dikonfirmasi, Rabu (20/7/2016).
Pohan mengaku kedatangan ke kepolisian untuk memberikan keterangan mengenai kasus tersebut. Ia juga membantah adanya penjemputan paksa oleh aparat.
"Ini cuma ada donatur minta ganti rugi kalah pilkada saya. Dia kasihnya ke teman istri saya, padahal saya enggak perintah utang, juga ngga terima uang sepeserpun dan tak ada perjanjian utang piutang antara saya dengan mereka atau siapapun," kata Mantan Anggota DPR itu.
Pohan pun memberikan bantahan kepada pihak kepolisian serta memyerahkan bukti-bukti. Bukti tersebut sebagian sudah diserahkan kepada kepolisian .
"Ini ada orang mau memeras saja, dengan menyebarkan info bohong supaya ujung-ujungnya cincai. Saatnya saya akan kasih keterangan lagi ke polisi," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/wakil-sekretaris-jenderal-dpp-partai-demokrat-ramadhan-pohan_20160720_082702.jpg)