Kekurangan Ruang Belajar, Murid Kelas 8 di SMP 3 Rambah Belajar di Kantin
Di SMP 003 Rambah, siswa kelas 8 sekolah tersebut terpaksa belajar di kantin sekolah yang disulap menjadi ruang belajar.
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tahun ajaran 2016/2017 baru saja dimulai. Namun permasalahan proses belajar-mengajar masih saja ditemui. Seperti ruang belajar yang tidak tersedia, bahkan murid terpaksa harus belajar di lantai karena bangku dan meja tidak ada.
Seperti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 003 Rambah. Siswa kelas 8 sekolah tersebut terpaksa belajar di kantin sekolah yang disulap menjadi ruang belajar. SMP ini tidak memiliki ruangan belajar yang cukup.
Para siswa tampak belajar di ruangan terbuka. Hal tersebut membuat konsentrasi belajar menjadi terganggu. Pasalnya, suara bising dari luar ruangan terdengar jelas diruangan tersebut.
Emi satu diantara sisiwa kelas 8 yang belajar di ruangan bekas kantin tersebut mengaku tidak nyaman. "Ribut sekali. Sedikit saja suara dari luar langsung terdengar. Apalagi kalau adek kelas lagi olahraga di lapangan jadi makin ribut. Tak nyaman lah dikelas yang terbuka ini," katanya, Kamis (21/7/2016).
Ia menambahkan, jika turun hujan deras, ruangan yang tidak tertutup akan masuk air. Suaranya juga jelas terdengar.(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/siswa-belajar-di-ruang-yang-jadi-kantin_20160722_000313.jpg)