Kapolresta Pekanbaru Lega Polsek Berhasil Ringkus Sindikat Pencurian Mobil

Aksi pencurian yang dilakukan para pelaku yakni pada kendaran spesifikasi L300 diyakini memang sudah ada pangsa pasar tersendiri

Kapolresta Pekanbaru Lega Polsek Berhasil Ringkus Sindikat Pencurian Mobil
TribunPekanbaru/BudiRahmat
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Toni Hermawan saat ekspose, Senin (8/8/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan sedikit lega setelah personelnya dari Polsek Tenayan Raya berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor.

Saking apresiasinya, Toni bahkan memerintahkan barang bukti tujuh unit mobil dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk dilakukan ekspose ke awak media. Jadilah halaman Mapolresta dipenuhi kendraan yang diparkir berjejer persis di depan pintu utama.

"Saya selalu mendapat laporan soal kehilangan kendaraan roda empat. Laporan tersebut cukup mengusik. Tapi alhamdulillah sudah ada titik terang dari pengungkapan ini," terang Toni disela-sela ekspose di halaman Mapolresta Pekanbaru, Senin (8/8/2016).

Tiga orang tersangka pun kemudian dibawa ke barang bukti yang diparkir di halaman Mapolresta. Mereka diminta untuk menunjukkan cara melakukan pencurian mobil. Berbekal kunci Y yang sudah dimodifikasi pada bagian ujungnya, tampak pelaku membongkar stop kontak untuk menghidupkan mesin.

"Jadi begitu yang cara menghidupkan mesin," ujar Kapolresta antusias.

Menurut Toni aksi pencurian yang dilakukan para pelaku yakni pada kendaran spesifikasi L300 diyakini memang sudah ada pangsa pasar tersendiri. Artinya sudah ada penadah yang siap menerima barang.

"Jenis kendaraan yang dicuri memang jelas komoditinya. Jadi pasti sudah ada yang akan membeli," ujar Toni.

Polsek Tenayan Raya mengungkap sindikat pencurian kendaraan roda empat. Tiga orang ditetapkan tersangka yakni YH (51), JP (48) serta PS alias Ucok (20) Masing-masing eksekutor, penadah dan seorang mekanik.

Para pelaku memang sengaja mempreteli sampai bagian kecil. Bagian-bagian kecil inilah yang yang kemudian dijual per item. Pengungkapan itu sendiri masih dalam pengembangan. Polisi masih memburu pelaku dan barang bukti lainnya. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved