Tribun Video

NEWSVIDEO: Pelaku Pencurian Pereteli Mobil Curian Lalu Jual Terpisah

Para pelaku mengaku bisa mendapatkan uang senilai Rp. 25 juta dari seluruh bagian-bagian mobil yang mereka juga terpisah itu

Laporan videografer Tribunpekanbaru.com, David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru meringkus tiga pelaku spesialis pencurian mobil pick up jenis L-300 dan taft Hi-line.

Tiga tersangka yang diamankan masing-masing inisial YH (51), YP (48) dan PS alias Ucok (20), disebuah bengkel di Jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, pada Rabu (3/8/2016).

Para komplotan spesialis pencurian roda empat itu melakukan aksi pencurian dengan menggunakan kunci T. Mobil jenis pick up yang telah mereka curi tidak lantas mereka jual begitu saja. Kendaraan itu terlebih dahulu "dipreteli"oleh para tersangka, dengan memisahkan bagian-bagian mobil.

Selanjutnya bagian bagian mobil yang sudah di pisah itu mereka jual kepada para penadah dengan harga bervariasi Rp. 10 juga hingga 25 juta

Dari penangkapan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 3 unit mobil jenis pick up merek daihatsu taft hiline, 2 unit mobil jenis pick up merek mitsubishi L 300. Barang bukti lainnya yang diamankan yakni 3 unit potongan kepala mobil jenis pick up L 300, 2 unit mesin mobil L-300, 1 set kunci Y, 1 set peralatan kunci-kunci, serta beberapa bagian mobil hasil curanmor.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tony Hermawan kepada awak media pada Senin (8/8/2016) mengatakan pengungkapan kasus itu setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait pencurian roda empat jenis pick up.

Dari laporan itu petugas berhasil mengamankan tiga tersangka diamankan, dua diantaranya merupakan penadah. Dari pengakuan tiga orang tersangka yang diamankan, masih ada dua pelaku lainnya inisial D dan S. Keduanya masih dalam pengejaran petugas.

Para pelaku mengaku bisa mendapatkan uang senilai Rp. 25 juta dari seluruh bagian-bagian mobil yang mereka juga terpisah itu.

Tonny mengaku dalam kurun tiga bulan belakangan ini cukup banyak laporan kasus pencurian mobil jenis pick up yang mereka terima. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan secara intens hingga akhirnya berhasil mengungkap kasus itu.

Maraknya pencurian jenis mobil L-300, Hi-Line karena kendaraan ini mungkin cukup mudah untuk menjualnya. Mobil jenis pick up merupakan komoditi khusus dikalangan masyarakat karena digunakan untuk pembangunan proyek atau perkebunan.

Sehingga banyak masyarakat yang memang membutuhkan atau memakai mobil ini, dan permintaan akan mobil ini juga tinggi. (*)

Penulis: David Tobing
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved