PPP Nilai Koalisi Ahok Bisa Bubar
Arsul pun membantah Koalisi Kekeluargaan yang berisi tujuh partai dibentuk hanya berdasarkan emosi sesaat, karena belum
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai koalisi pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih dapat terpecah.
Pasalnya, Ahok belum menentukan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya di Pilkada DKI Jakarta.
"Namanya juga politik, memangnya yang tiga itu tidak bisa bubar? Pasti juga bisa bubar, belum tentu pas menjelang pendaftaran masih tetap kokoh. Kalau ternyata Wagubnya tidak ada yang cocok, salah satunya bagaimana?" kata Sekjen PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Arsul pun membantah Koalisi Kekeluargaan yang berisi tujuh partai dibentuk hanya berdasarkan emosi sesaat, karena belum mengusung nama calon.
Anggota Komisi III DPR itu menuturkan koalisi tersebut dibentuk tidak berbicara mengenai nama calon terlebih dahulu.
Tetapi, koalisi berbicara mengenai kesamaan platform.
"Platform itu membicarakan kriteria, gubernur DKI seperti apa sih yang akan kita patut diusung. Kalau koalisi, datang, kumpul lalu mendukung si A itu namanya emosi. Jadi, Nusron (Nusron Wahid) itu salah kalo koalisi kekeluargaan karena emosi," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/koalisi-ahok_20160808_160600.jpg)