Ratusan Tenaga Honorer K2 Geruduk Ruang Sekda, Ini Penyebabnya
Kedatangan ratusan tenaga honorer K2 ini untuk mempertanyakan alasan Pemko Pekanbaru yang akan memotong gaji tenaga honorer.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ratusan tenaga honorer Kategori II (K2) Pemko Pekanbaru mendatangi kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (24/8/2016). Tenaga honorer ini tiba dikantor walikota Pekanbaru sekitar 15.30 WIB dan langsung naik ke lantai III untuk menjumpai Sekdako Pekanbaru, Muhammad Noer.
Kedatangan ratusan tenaga honorer K2 ini untuk mempertanyakan alasan Pemko Pekanbaru yang akan memotong gaji tenaga honorer. Pemotongan gaji kepada tenaga honorer tersebut disampaikan melalui surat yang ditandatangani oleh Sekdako Pekanbaru.
Didalam surat tersebut, Pemko Pekanbaru mengaku terpaksa mengurangi gaji Tenaga Harian Lepas (THL) termasuk tenaga honorer karena kondisi keuangan Pemko Pekanbaru yang tidak membaik. Seperti berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) serta minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami biasanya terima gaji per bulan Rp 2,1 juta. Tapi mulai besok gaji kami dipotong menjadi Rp 1,7 juta. Mau makan apa anak dan istri kami di rumah. Selama ini cuma dari gaji ini yang kam itunggu-tunggu," kata Abdul Hadi salah seorang guru honorer di Pekanbaru yang ikut mendatangi kantor Walikota Pekanbaru.(*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tenaga-honor-k2-pemko-pekanbaru-gruduk-ruang-sekda_20160824_181404.jpg)