Anggota Dewan Minta Jangan Anggap Enteng DBD
Politisi PDI-P tersebut meminta, agar warga tidak menganggap enteng DBD ini. Karena faktanya sudah banyak korban berjatuhan
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sudah banyaknya korban berjatuhan akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), di Kota Pekanbaru tahun 2016 ini, membuat kalangan DPRD merasa miris.
Tidak hanya korban yang sakit, bahkan dari data yang diperoleh dari Diskes Pekanbaru, hingga Agustus ini sudah 10 korban DBD yang meninggal dunia.
Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi, dalam beberapa tahun belakangan ini. Kondisi ini sudah sepatutnya menjadi perhatian bersama. Terutama dari masyarakat sendiri, untuk setia membersihkan lingkungan sekitarnya.
"Apapun ceritanya, DBD ini datang karena lingkungan kita kotor. Makanya, kita harapkan agar warga mewajibkan untuk membersihkan lingkungan tempatnya tinggal masing-masing," pinta anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga, Kamis (25/8/2016) kepada Tribunpekanbaru.com.
Politisi PDI-P tersebut meminta, agar warga tidak menganggap enteng DBD ini. Karena faktanya sudah banyak korban berjatuhan hingga meninggal dunia. Bukti seperti apa lagi yang diperlukan warga, untuk sadar akan kebersihan.
Lebih dari itu, Jhon Romi juga meminta kepada perangkat RT dan RW, untuk menggiatkan lagi gotong royong (goro). Minimal goro tersebut dilakukan dua atau tiga minggu sekali. (*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/fogging-basmi-nyamuk-dbd_20160209_191242.jpg)