Perkelahian Maut di Meranti
Ribuan Massa Membubarkan Diri, Situasi Selatpanjang Masih Mencekam
Ribuan massa berangsur membubarkan diri dari area Mapolres Kepulauan Meranti.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW
TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG - Ribuan massa berangsur membubarkan diri dari area Mapolres Kepulauan Meranti. Meskipun begitu, hingga malam ini kondisi di Selatpanjang masih mencekam.
Dari kejauhan, sejumlah polisi masih tampak berjaga-jaga di depan gerbang. Ruas Jalan Pembangunan II tampak sepi dari aktivitas masyarakat.
Sejumlah masyarakat sepertinya enggan mendekati jalan di sekitar Mapolres Kepulauan Meranti itu. Mereka khawatir akan dicurigai polisi sebagai salah satu massa yang akan berbuat anarkis.
"Tak berani lewat di jalan itu, lebih baik mutar jalan untuk nyari selamat," ujar Indra warga Jalan Gelora, Kecamatan Tebingtinggi.
Sebelumnya, ditempat itu, ratusan masyarakat Kepualuan Meranti mengepung Mapolres Kapulauan Meranti. Mereka mempertanyakan tewasnya Aa, honorer yang menikam anggota Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Brigadir Adil S Tambunan (31) menggunakan badik, Kamis dini hari.
Diduga pelaku melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan, dan kepolisian melepaskan tembakan peringatan dan tembakan terarah ke kaki pelaku. Saat dibawa ke rumah sakit, terduga pelaku meninggal dunia. Inilah yang diduga memancing masyarakat untuk berkerumun di Mapolres Meranti untuk meminta keterangan resmi perihat kematian terduga.
Aksi massa menuntut kejelasan kronologi perkelahian hingga meninggalnya seorang honorer dan Brigadir polisi berujung tragis.Satu orang warga dari kerumunan massa terjatuh seiring dentuman suara letusan, Kamis (26/8/2016). Korban langsung terjatuh dan tertelungkup di halaman Mapolres Kepulauan Meranti. (*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/massa-masih-mengepung-polsek-meranti_20160825_150125.jpg)