Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Isu Kuntilanak Bantu Persalinan, Rumah Sakit Jadi Spot Baru Untuk Selfie

Bahkan sejumlah warga, kebanyakan remaja, datang untuk berfoto selfie di gedung kosong itu.

Editor:
Daily Mail
Pasangan suami istri Dorina Rosin dan Maika Suneagle dari Hawaii ini berencana untuk melahirkan di laut dan menjadikan lumba-lumba sebagai bidan yang akan membantunya dalam proses persalinan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BOYOLALI - Gedung bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyudono, Kabupaten Boyolali, telah membuat heboh netizen.

Hal tersebut menyusul isu adanya kuntilanak yang membantu persalinan seorang ibu beberapa waktu lalu.

Salah satu dampaknya, keberadaan gedung bekas RS di pinggir jalan raya rute Solo-Semarang itu menarik perhatian banyak orang.

Bahkan sejumlah warga, kebanyakan remaja, datang untuk berfoto selfie di gedung kosong itu.

“Banyak yang ke sini, bahkan ada yang datang malam-malam untuk foto (selfie, Red)," kata Giyarno, petugas jaga RSUD Banyudono saat ditemui Joglosemar.co, Jumat (26/8/2016) siang.

"Saat ditanya penjaga (asal mana mereka), ada yang (menjawab) datang dari Kaliwungu, Semarang,” ujar Giyarno.

Diberitakan sebelumnya, netizen maupun warga dunia nyata di Boyolali dihebohkan isu ada ibu melahirkan dibantu kuntilanak di gedung eks RSUD Banyudono.

Adapun menurut Giyarno, isu ini kali pertama berembus 27 Juli lalu setelah RSUD resmi pindah ke wilayah Boyolali bagian utara, tepatnya di wilayah Kecataman Andong.

Isu persalinan ibu hamil dibantu bidan kuntilanak semakin menyedot perhatian setelah menyebar viral di media sosial awal pekan ini.

Giyarno dan para penjaga lain bangunan bekas RSUD Banyudono itu mengaku tak pernah menjumpai aktivitas persalinan setelah RSUD dipindah.

Selama 15 tahun berjaga di sana pun Giyarno tak pernah mengalami hal mistis semisal tangisan bayi misterius atau bidan kuntilanak.

“Ya mungkin karena lokasinya merupakan bangunan lama dan bekas petilasan kawedanan, jadi kesannya memang angker," kata dia.

"Tapi saya sendiri selama 15 tahun bekerja, belum pernah menemui yang begituan,” ujar warga Desa Cangkringan, Banyudono, ini. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved