Dua Unit Mobil Alphard di Badan Penghubung Diduga Dilarikan Pejabat
Tidak hanya di Badan Penghubung, saat ini masih banyak aset baik mobil dan rumah masih diburu Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2014 dan 2015, ada dua unit mobil Toyota Alphard yang tidak diketahui dimana rimbanya. Diduga dua unit mobil tersebut dilarikan pejabat Badan Penghubung sebelumnya.
"Di Jakarta ada dua unit Alphard yang masih tidak diketahui dimana. Dugaan memang dibawa pejabat sebelumnya. Sudah dua tahun jadi temuan BPK," ujar Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Evandes Fajri, Selasa (30/8/2016)
Menurutnya, tidak hanya di Badan Penghubung, saat ini masih banyak aset baik itu mobil dan rumah masih diburu tim Buser Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Riau.
"Kalau aset tidak dibenahi maka terancam tahun depan opini WTP yang kita raih akan hilang," ujar Evandes Fajri.(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-mobil-dinas-modin_20150616_222802.jpg)