Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

'Bu Mega Maunya Budi Gunawan Jadi Kapolri'

Sebelumnya, Jokowi memang pernah menunjuk Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri pada 2015 lalu.

Editor:
Fabian Januarius Kuwado
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat bersalaman dengan Wakapolri Komjen Budi Gunawan usai pelntikan Tito di Istana Negara Rabu 13/7/2016). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjuk Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon kepala Badan Intelijen Nasional sudah tepat.

Ia meyakini, penunjukan itu bukan karena intervensi atau desakan dari Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri.

"Kalau mengikuti keinginan Bu Mega kan mestinya (Budi Gunawan) jadi Kapolri," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Sebelumnya, Jokowi memang pernah menunjuk Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri pada 2015 lalu.

Namun, mantan ajudan Megawati itu ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Meski sudah lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR dan menang atas gugatan praperadilan, Jokowi membatalkan pencalonan Budi Gunawan dan akhirnya mengajukan Badrodin Haiti sebagai calon kepala Polri.

Setelah Badrodin pensiun, Jokowi memutuskan menunjuk Tito Karnavian sebagai kepala Polri.  (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved