Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penyakit yang Bisa Sebabkan Keringat Berlebih

Pengobatan untuk keringat berlebih atau hiperhidrosis termasuk resep antiperspirant, obat-obatan, dan dapat pula berupa

Editor:
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berkeringat adalah cara alami tubuh untuk mendinginkan suhu tubuh. Tetapi, jika Anda berkeringat lebih dari normal, atau ketika Anda tidak aktif secara fisik namun keringat tetap keluar, itu bisa menjadi pertanda masalah kesehatan.

Berkeringat dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan seperti penyakit tiroid, diabetes, infeksi, refluks asam, dan menopause. Kondisi kejiwaan yang tidak stabil, seperti stres serta depresi, dan juga perubahan tekanan darah juga dapat menyebabkan keringat berlebihan.

"Jika Anda melihat perubahan mendadak dalam beberapa hari, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter, sehingga bisa segera mendapat diagnosa atas masalah kesehatan Anda. Adakalanya kondisi ini memerlukan obat" kata Dr Manny Alvarez, pengasuh rubrik kesehatan senior dari FoxNews.com.

Pengobatan untuk keringat berlebih atau hiperhidrosis termasuk resep antiperspirant, obat-obatan, dan dapat pula berupa operasi untuk mengangkat kelenjar keringat atau melepaskan saraf, agar keringat berlebih dapat ditangani.

Beberapa pasien juga beralih ke botox, yang merupakan pengobatan yang disetujui FDA untuk menjaga tubuh dari memproduksi keringat berlebih. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved