Walhi: Kalau Pak Jokowi Datang, Mungkin Juga Dihadang
Aksi ini juga termasuk bentuk protes mereka terhadap sejumlah tindakan yang tidak patut dilakukan dalam proses
Penulis: Ilham Yafiz | Editor:
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, Rabu (7/9/2016) menggelar aksi simpatik mengritisi perusahaan-perusahaan kehutanan, dan perkebunan yang diduga melakukan pelanggaran pidana dalam menjalankan usahanya.
Aksi ini juga termasuk bentuk protes mereka terhadap sejumlah tindakan yang tidak patut dilakukan dalam proses penegakkan hukum bagi perusahaan yang menolak kehadiran aparatur negara saat melakukan peninjauan langsung atau cek ke areal perusahaan.
"Dengan pencegahan Kepala BRG, menurut kita ada apa dengan penegakkan hukum. Kalau jokowi datang ke lapangan, dikawal dua orang dia juga akan diusir perusahaan, ini kalau kita melihat kejadian kepala BRG Nazier Fuad kemarin," ungkap Deputi Direktur Walhi Riau, Even Sembiring di sela-sela aksi
Sebelumnya, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazier Fuad dihadang oleh security PT. RAPP saat melakukan sidak ke areal perusahaan di Kabupaten Meranti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sidak-kepala-brg-ke-meranti_20160906_140657.jpg)