Dokter Gigi Gadungan

Buka Praktek Dokter Gigi Ilegal, RS Mengaku Lulusan USU Praktik di Rumah Sakit Pekanbaru

Tidak banyak yang keluar dari mulutnya selain menjawab pertanyaan dari polisi dan dokter di sela-sela penggeladahan.

Buka Praktek Dokter Gigi Ilegal, RS Mengaku Lulusan USU Praktik di Rumah Sakit Pekanbaru
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - RS (24) hanya bisa pasrah saat tim dari Reskrim Polresta Pekanbaru, Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Riau menggeledah tempat prakteknya di Jalan Surabaya, Kelurahan Tengkerang Selatan, Pekanbaru, Rabu (21/9/2016) sore.

Tidak banyak yang keluar dari mulutnya selain menjawab pertanyaan dari polisi dan dokter di sela-sela penggeladahan.
RS kedapatan membuka praktek pemasangan behel dan perawatan gigi meski ia sama sekalian tidak memiliki dasar pendidikan dokter gigi. Bahkan alat kerja yang dipergunakannya pun tidak rekomendasi kesehatan.

Sebelum terungkap praktek ilegalnya itu, RS mengaku lulusan dari Fakultas Kedokteran di Universitas Sumatera Utara.
Dengan baju dinas warna putih yang pada bagian kanan tertera namanya yang lengkap titel dokter gigi, RS juga mengaku praktek di salah satu Rumah Sakit ternama di Pekanbaru.
Namun kedoknya terbongkar setelah Ketua PDGI Pekanbaru, Chairul Sahri mengkonfrontir langsung semua pengakuannya.
RS tak berkutik, karena tidak bisa menjawab dan menjelaskan semua pengakuannya.

" Dia (RS) mengaku lulusan USU Medan. Kemudian kita cek kebenarannya. Namanya ternyata tidak terdaftar. Selanjutnya mengaku praktek di Rumah Sakit Awal Bross, ternyata ditanya pada dokter yang ada di sana, juga tidak pernah ada namanya," terang Chairul.

Praktek perawatan gigi dengan mengaku dokter gigi yang dijalankan RS menurut Chairul sangat merugikan dan membahayakan.
Sebab RS sama sekali tidak memiliki keterampilan terkait ilmu dan pengetahuan mengenai gigi.

" Tentu sangat berbahaya. Dari pemasangan kawat gigi saja kalau asal-asalan bisa berdampak pada kesehatan gigi," ujar Chairul.

Praktek RS akhirnya disegel polisi dan segala atribut dokter gigi serta peralatan yang dipakai disita.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto menyebutkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan pada yang bersangkutan. (*)

Penulis: Budi Rahmat
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved