Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Permintaan Maaf Ahok Turunkan Tensi Politik

Karenanya, Ahok menyampaikan permintaan maaf, bila ada yang tersinggung karena ucapannya.

Editor:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kiri) menyaksikan Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama (tengah), dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat (kanan) menunjukkan draft kontrak politik Ketua saat pengumuman Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung PDIP untuk Pilkada Serentak 2017 di DPP PDIP, Jakarta, Selasa (20/9/2016). PDIP resmi mengumumkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusungnya untuk Pilkada Serentak 2017 termasuk mengumumkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Permintaan maaf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok minta maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia diyakini mampu menurunkan tensi politik yang sempat menghangat pekan lalu.

Ahok menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 september lalu.

Ahok mengatakan tidak berniat melecehkan ayat suci Al Quran.

Karenanya, Ahok menyampaikan permintaan maaf, bila ada yang tersinggung karena ucapannya.

"Itu Sudah seharusnya dilakukan Ahok sebagai pemimpin untuk meminta maaf atas kesalahan uncapan yang menyakitkan umat Islam. Walau disadari maaaf atas desakan tapi itu akan menurunkn tensi politik," ujar Pengamat Politik dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto kepada Tribunnews.com, Senin (10/10/2016).

Sunanto melihat dampak nyata atas ucapan yang dianggap melecehkan umat muslim secara signifikan terus menurunkn ektabilitas dukungan kepada Ahok.

Untuk itu dia mengingatkan Ahok untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama setelah meminta maaf.

Karenanya, Ahok menyampaikan permintaan maaf, bila ada yang tersinggung karena ucapannya. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved