Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hadapi PON 2020 KONI Minta Persiapan Sudah Dimulai Pada 2017

Persiapan dimulai dengan pemanfaataan fasilitas yang ada, melakukan pendekatan pelatih apalagi saat ini beberapa daerah sudah menggunakan teknologi.

Penulis: Rino Syahril | Editor: M Iqbal

 
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Walaupun berhasil meraih rangking 7 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 17-29 September 2016 lalu di Jawa Barat, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau minta kepada seluruh cabang olahraga (cabor) agar jangan terlena dan berleha-leha.Sebab tantangan kedepan lebih berat lagi terutama menghadapi PON XX 2020 di Papua.

Jadi agar bisa meraih prestasi lebih dari PON XIX 2016, Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis minta persiapan menghadapi PON 2020 di Papua sudah dimulai sejak 2017. "Karena dengan persiapan lebih awal diharapkan Riau bisa melahirkan prestasi maksimal," ujar Emrizal.

Jadi kata Emrizal persiapan dimulai dengan pemanfaataan fasilitas yang ada, melakukan pendekatan pelatih apalagi saat ini beberapa daerah sudah menggunakan teknologi. "Kemudian seluruh atlet kembali kita data atau diinvetaris lagi. Karena kita tidak akan membiarkan atlet kita diambil orang lagi dan ini perlu kita lakukan penguatan," ucap Emrizal.

Jadi pendataan atlet tambah Emrizal, diambil rekam jejaknya mulai dari 2013. "Kemudian atlet-atlet yang berprestasi itu termasuk pada PON 2016 Jabar akan dikelompokkan untuk diproyeksikan ke PON 2020 Papua," ungkap Emrizal.

Setelah dikelompokkan kata Emrizal lagi, maka diberikan penguatan terutama bagi atlet yang masih bisa digunakan di PON 2020 Papua mendatang. "Oleh karena itu Januari sudah mulai kita persiapkan misalnya di renang ada Azzahra dan Vanesha, Senam ada Agung, Afrizal dan juga M Tri Putra yang sudah kembali ke Riau, lalu atletik," papar Emrizal.

Kalau sudah ada penguatan jelas Emrizal, maka pada PON 2020 Papua nanti KONI Riau berencana akan memperketat atlet yang akan dibawa. "Pada PON 2016 di Jabar kita memberangkatkan semua atlet lolos PON, tapi kemungkinan di Papua nanti kita akan membawan atlet yang meraih peringkat 1 sampai 6 besar saja di Pra PON," kata Emrizal lagi. (*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved