Ini 8 Hal Unik yang Belum Anda Tahu soal Pesawat

Beberapa fakta ini hanya diketahui oleh pilot dan awak kabin. Kini giliran Anda untuk mengetahuinya.

Ini 8 Hal Unik yang Belum Anda Tahu soal Pesawat
Kompas.com
Bila bekerja di bidang jasa, tentunya akan menemui berbagai orang dengan karakter serta latar belakang yang berbeda. Apalagi profesi pramugari dan pramugara yang dituntut memberi pelayanan serta kenyamanan maksimal bagi penumpang pesawat. 

Ruangan ini bisa diakses lewat tangga tersembunyi yang hanya diketahui awak kabin. Ruangan tersebut biasanya memiliki langit-langit yang rendah, dengan 6-10 kasur, kamar mandi, dan terkadang in-flight entertainment.

4. Ban pada pesawat terbang didesain anti pecah

Mungkin sebagian dari Anda bertanya, apakah mungkin ban pada pesawat terbang sewaktu-waktu bisa pecah karena menopang beban yang sangat berat?

Jawabannya tidak. Ban yang ada di bagian bawah pesawat didesain anti pecah. Ban ini bisa menopang beban hingga 38 ton, meski pesawat dalam kecepatan 170 mil per jam saat mendarat.

5. Mengapa awak kabin mematikan lampu saat akan mendarat?

Saat akan mendarat, awak kabin pasti mematikan lampu utama di kabin penumpang. Hal ini mutlak dilakukan saat pendaratan malam hari. Mengapa?

Berkaca pada beberapa kasus, pesawat mendarat dengan tidak sempurna dan penumpang harus dievakuasi. Kabin sengaja dibuat remang-remang agar penumpang terbiasa dengan suasana gelap.
Pramugari juga pasti meminta Anda membuka tirai jendela lebar-lebar saat akan mendarat. Ini agar Anda melihat dan mengetahui kondisi di luar pesawat.

6. Untuk apa lubang kecil di jendela pesawat?

Jika diperhatikan dengan seksama, bagian jendela pesawat pasti memiliki lubang kecil di bagian bawah. Lubang tersebut adalah sebagai regulator tekanan pada kabin.

Mayoritas jendela pesawat menggunakan kaca sebanyak tiga lapis. Lapisan paling luar berguna untuk melindungi kabin pesawat sekaligus memertahankan tekanan pada kabin. Jika terjadi kerusakan pada kaca bagian terluar, masih ada lapisan kaca kedua sebagai pelindung tekanan kabin.

Halaman
123
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved