NEWS VIDEO
VIDEO: Simulasi Pam Pilkada, Massa 'Partai Jambu Batu' Betrok dengan Polisi
Ratusan orang terlibat bentrok dengan sejumlah aparat kepolisian di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru
Penulis: David Tobing | Editor: Sesri
Laporan videografer Tribunpekanbaru.com, David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ratusan orang terlibat bentrok dengan sejumlah aparat kepolisian di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, pada Rabu (26/10/2016).
Bentrokan itu itu terjadi lantaran pendukung salah satu pasangan calon walikota dari partai "jambu batu" tidak terima dengan hasil perhitungan suara pemilihan walikota yang dilakukan oleh KPU.
Massa yang terlihat emosi kemudian mencoba menduduki Kantor KP, namun mendapat halangan dari ratusan petugas kepolisian hingga akhirnya teejadi saling dorong dan terjadi bentrokan.
Petugas anti huru-hara pun diterjunkan untuk menhalau ratusan para simpatisan pasangan jambu batu.
Selain itu, petugas juga melakukan upaya pembubaran paksa dengan menggunakan mobil water canon.
Aksi massa masih tetap memanas hingga akhirnya petugas pun terpaksa melepaskan tembakan gas air mata kearah ratusan pengujuk rasa hingga aksi dapat dibubarkan.
Namun, aksi bentokan tersebut sesungguhnya tidak benar-benar terjadi.
Aksi kerusuhan itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pemiluhan Umum Kepala Derah (Pemilukada) yang dilakukan jajaran Polda Riau.
Simulasi itu dilakukan umtuk melatih kesiapan petugas dalam Pengamanan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada bulan Februari 2017.
Apel siaga pengamanan Pilkada 2017 hari itu dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara.
Kepada awak media, Kapolda mengatakan pihaknya komitmen untuk menjaga suasana aman saat pelaksanaan pemilukada 2017 berlangsung.
"Kami komit untuk menjaga suasana aman. Apapun akan kami lakukan agar suasana aman, tentram, damai dan tentram,"tegasnya. (*)