Tahun Depan Pemko Pekanbaru Targetkan PAD Retribusi Tower Capai Rp 3 Milliar

Selama dua tahun ini, Pemko Pekanbaru kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi tower telekomunikasi.

Tahun Depan Pemko Pekanbaru Targetkan PAD Retribusi Tower Capai Rp 3 Milliar
TribunPekanbaru/TheoRizky
Tower 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Selama dua tahun ini, Pemko Pekanbaru kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi tower telekomunikasi. Tahun 2015 lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus penjelasan pasal 124 undang-undang nomor 28 tahun 2009, tentang pajak daerah dan retribusi daerah terkait tarif retribusi pengendalian menara telekomunikasi maksimal 2 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP).

Di Pekanbaru, rertibusi tower sempat berjalan selama dua tahun. Yakni tahun 2013 dan 2014. Tahun 2013 lalu, PAD dari sektor retribusi tower mencapai Rp 2 milliar. Sedangkan di tahun 2014, retribusi dari sektor ini mengalami peningkatan hingga mencapai Rp 2,5 milliar. Namun di tahun 2015 dan 2016 ini, Pemko Pekanbaru tidak lagi mendapatkan PAD dari sektor retribusi tower telekomunikasi.

"Selama dua tahun ini kosong, karena dilarang oleh MK untuk memungut retribusi tower telekomunikasi,"kata Kepala Bidang (Kabid) Kominfo Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru, Maisisko, Selasa (1/11).

Saat ini, Perda Retribusi Menara Telekomunikasi Kota Pekanbaru, sudah disahkan. Perda yang disahkan pekan lalu ini, sudah bisa dijalankan paling tidak di awal tahun 2017 mendatang. Maisisko menargetkan, jika Perda tersebut sudah diberlakukan, maka pihaknya memperkirakan bisa menyumbangkan PAD hingga mencapai Rp 3 milliar.

"Kita tidak mau muluk-muluk lah, kalau Perda ini diberlakukan, terget kita Rp 3 milliar itu bisa kita capai,"kata dia.(*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved