Breaking News:

Gaji THL Sampah Akhirnya Tak Jadi Dipotong, Ini Penjelasan Plt Walikota

Gaji tenaga harian lepas (THL) petugas sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru, akhirnya tak jadi dipotong.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru/David Tobing
Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gaji tenaga harian lepas (THL) petugas sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru, akhirnya tak jadi dipotong.

Pernyataan ini langsung ditegaskan Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Pekanbaru, Senin (7/11/2016) siang tadi.

"Mana ada pemotongan. Itu kan surat edaran. Belum, belum ada pemotongan. Itu harus dibayarkan," katanya menjawab Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskannya, untuk gaji THL petugas sampah DKP, memang pihaknya mengkaji dulu secara komprehensif bersama Sekko dan jajaran. Terutama meninjau kekuatan keuangan daerah.

"Intinya, jalan seperti biasa dulu, itu yang penting," tegas

Seperti diketahui, 1500 petugas sampah DKP Pekanbaru menolak gajinya dipotong sesuai surat edaran Sekko M Noer MBS. Standar gaji mereka sesuai UMK Pekanbaru, yakni Rp 2,1 juta perbulan.

Surat edaran pengurangan gaji THL terhitung mulai Agustus lalu, dikurangi, dan dibayarkan berdasarkan tingkat pendidikan. Untuk THL tamatan SD-SMP maksimal menerima gaji Rp 1.500.000/bulan, tamatan Diploma III akan menerima gaji Rp 1.650.000/bulan, sedangkan tamatan SI - S2 dan supir pimpinan akan menerima gaji Rp 1.750.000/bulan. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved