Dewan Minta Pembangunan PLTU Tenayan Raya Tidak Asal Cepat Selesai Karena Presiden Mau Datang
Jangan sampai karena Presiden RI mau meresmikan PLTU tersebut kemudian kegiatan pembangunan PLTU Tenayan Raya tersebut kemudian digesa.
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pihak Komisi D DPRD Riau yang membidangi masalah kelistrikan meminta agar pihak PLN tetap bekerja maksimal, dan tidak mengabaikan kualitas, dalam melaksanakan pembangunan PLTU Tenayan Raya, Pekanbaru tersebut.
Salah seorang anggota DPRD Riau, Abdul Wahid, Senin (21/11) mengatakan, jangan sampai karena Presiden RI mau meresmikan PLTU tersebut kemudian kegiatan pembangunan PLTU Tenayan Raya tersebut kemudian digesa, dan pengerjaannya pun asal jadi dilaksanakan, supaya cepat selesai.
“Kita apresiasi mereka mau menyegerakan dan menggesa penyelesaian pembangunan PLTU Tenayan Raya tersebut, karena mau diresmikan bersamaan dengan kehadiran presiden ke Riau. Tapi pekerjaannya jangan asal jadi, dan bagaimana cepat selesai saja, Bagaimana pun, kualitas harus diutamakan,” kata Wahid kepada Tribun.
Dikatakan Wahid, pengerjaan PLTU tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2012 lalu, kemudian pihak PLN mentargetkan pengerjaan tersebut selesai dalam 3 tahun. Artinmya, pada tahun 2015 lalu pengerjaan PLTU ini harusnya sudah selesai dilaksankan. (*)