Kapolri Singgung Kasus Ahok dan Jessica di Islamic Center Indonesia Kwitang

Tito menuturkan, suara untuk menetapkan Ahok sebagai tersangka tidak bulat. Namun, dengan suara mayoritas, Ahok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka

Kapolri Singgung Kasus Ahok dan Jessica di Islamic Center Indonesia Kwitang
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membahas penetapan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dugaan kasus penistaan agama.

Dia membahas hal itu saat menyampaikan sambutan pada pengajian di Masjid Jami Al-Riyadh, Islamic Center Indonesia, Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).

Tito menuturkan, suara untuk menetapkan Ahok sebagai tersangka tidak bulat.

Namun, dengan suara mayoritas, Ahok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Kapolri: Ahok Diperiksa Sebagai Tersangka Selasa Depan

Tito kemudian menyinggung kasus Jessica Kumala Wongso.

Tito menyebut, suara di persidangan tidak bulat menyatakan Jessica sebagai pembunuh Wayan Mirna Salihin.

"Di pengadilan bulat atau tidak? Jujur, enggak kan?" tanya Tito.

kapolri di Kwitang
Kompas.com/Nursita Sari
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada pengajian di Masjid Jami Al-Riyadh, Islamic Center Indonesia, Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).

Tito menuturkan, ia rajin mengikuti jalannya persidangan kasus tersebut.

Tito mengaku khawatir karena dia merupakan Kapolda Metro Jaya yang menetapkan Jessica sebagai tersangka saat itu.

"Pada waktu kasus Jessica siapa yang deg-degan? Yang deg-degan saya, kapoldanya saat itu. Kemudian Dirkrimumnya, Pak Krishna Murti," kata dia.

Baca: Ahok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Tito mengaku khawatir karena pada masa kepemimpinannya, Jessica ditahan selama empat bulan di Rutan Mapolda Metro Jaya.

Apabila pengadilan tidak memutuskan Jessica bersalah, besar kemungkinan polisi akan digugat sebab merampas kemerdekaan seseorang.

"Kalau dia bebas siapa yang digugat? Kami (polisi). Ketika diputuskan (Jessica) bersalah, kami sejuk. Alhamdulillah, kami enggak jadi dituntut," ucap Tito.

Jessica diketahui divonis hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim atas kematian Mirna.

Jessica akan segera mengajukan memori banding atas keputusan tersebut. (Kompas.com/Nursita Sari)

Editor: Ariestia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved