Selasa, 7 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Partai Gerindra Bantah Akan Bergabung ke Pemerintahan Jokowi

Menurut dia, dua kali pertemuan Prabowo dan Presiden Jokowi adalah bentuk harmonisnya hubungan kedua

Editor:
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum DPP Partai Gerinda Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Tidak benar kalau Partai Gerindra akan masuk ke dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Demikian Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tegaskan kepada Tribunnews.com, Senin (21/11/2016).  

Hal ini disampaikan anggota DPR RI ini sehubungan dengan beredarnya berita bahwa Gerindra siap masuk dalam pemerintahanan.

"Sampai saat ini belum pernah ada pembicaraan dengan Presiden Jokowi soal masuknya Gerindra dalam pemeritahanan. Jadi tidak benar kalau Gerindra akan masuk ke pemerintahan," tegas Sufmi Dasco.

Menurut dia, dua kali pertemuan Prabowo dan Presiden Jokowi adalah bentuk harmonisnya hubungan kedua belah pihak.

"Gerindra selalu siap membantu pemerintah, tetapi jangan diartikan Gerindra meminta jabatan tertentu," ujar Sufmi Dasco.

Pada prinsipnya posisi Gerindra, imbuhnya, tetap sebagai partai diluar pemerintahan.

Namun Gerindra, kata dia, mendukung pemerintah selama program-programnya berpihak kepada rakyat dan akan tetap mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadil Zon. 

Ditegaskan bahwa partainya tetap pada posisi oposisi meski hubungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo kian harmonis. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved