Kepulauan Meranti
Kerap Tergenang, Drainase dan Anak Sungai di Selatpanjang Butuh Normalisasi
Diperkirakan sedimentasi yang terjadi pada dua anak sungai di Selatpanjang mencapai 10 centimeter per bulannya.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Sesri
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW
TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG - Hingga saat ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kepulauan Meranti belum melakukan normalisasi sejumlah anak sungai dan drainase di Selatpanjang.
Kasi Pengairan DPU Kabupaten Kepulauan Meranti, Tabren, Selasa (29/11/2016) mengakui jika sejumlah anak sungai di Selatpanjang butuh normalisasi.
Ia memperkirakan, sedimentasi yang terjadi pada dua anak sungai di Selatpanjang mencapai 10 centimeter per bulannya.
"Sebenarnya kami sudah mengajukan anggaran inti melakukan inventarisir sejumlah anak sungai di Meranti, namun dicoret. Namun, untuk saat ini kedua sungai pengendali banjir di Selatpanjag masih dalam kategori aman dan masih mampu berfungsi dengan baik," ujarnya.
Sementara terkait drainase, Kabid Cipta Karya DPU Kabupaten Kepulauan Meranti, Afifudin mengatakan belum bisa akan melakukan normalisasi sejumlah drainase kota dalam waktu dekat ini.
Selain ketiadaan anggaran, pihaknya juga harus melakukan kajian terkait elevasi drainase kota agar nantinya drainase tersebut berfungsi optimal.
"Jika ada Bankeu untuk tahun depan, kita akan anggarkan untuk melakukan normalisasi sejumlah drainase di Selatpanjang," ujarnya.(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/genangan-air-di-selatpanjang_20161129_112627.jpg)