800 Lebih Warga Riau Terjangkit Aids
Ibu rumah tangga merupakan peringkat kedua setelah pelaku heteroseksual. Kaum hawa tersebut tertular dari suaminya sendiri.
Penulis: | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati World Aids Day, Scora Cimsa Kedokteran Universitas Riau mengadakan sosialiasi di areal Car Free Day (CFD), Minggu (11/12/2016). Acara itu diikuti puluhan mahasiswa dari kampus kedokteran UR.
Sesuai dengan tema acara, yakni lets get checked and know your status, berbagai kegiatan mereka selenggarakan, mulai dari selebrasi hari aids se dunia, senam, tes vct, edukasi masyarakat tentang hiv dan aids hingga bazar makanan.
Ketua Panitia Kegiatan, Novia mengatakan tujuan sosialiasi tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Pekanbaru akan penyakit HIV dan Aids.
Sebab penyakit tersebut sangat berbahaya dan sulit untuk disembuhkan. Namun demikian ia berharap pada masyarakat untuk tidak mengucilkan para penderita HIV dan Aids, selain tidak menular, mereka juga bisa butuh dukungan dari berbagai pihak untuk melanjutkan pendidikan.
Sementara itu Dr Silvia Indriani. Ketua konselor acara mengatakan hingga saat ini sudah lebih dari 800 orang warga Riau positif terjangkit aids. Ibu rumah tangga merupakan peringkat kedua setelah pelaku heteroseksual. Kaum hawa tersebut tertular dari suaminya sendiri.
"Penyakit HIV dan aids itu bisa menular lewat beberapa jenis, mulai dari hubungan seksual, jarum suntik, ASI, ibu hamil pada anak yang dikandung dan lainnya. Kaum perempuan paling banyak terjangkit HIV dan Aids karena tertular dari suaminya yang suka gonta-ganti pasangan. Oleh karena itu, para penderita seperti ini jangan sampai dikucilkan atau dihindari, mereka hanya korban,"ujar Kepala Pelayanan Khusus HIV dan Aids RSUD Arifin Ahmad tersebut.(*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru