Desa Simpang Jaya Bangun Jembatan Penghubung 3 Desa
Saat ini jembatan yang terletak di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil tersebut telah bediri permanen dan kokoh.
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.
TRIBUNPEKANBARU.COM, BATANG TUAKA – Kekhawatiran masyarakat untuk melintasi jembatan yang menjadi penghubung tiga kecamatan yaitu Batang Tuaka, Gaung dan Gaung Anak Serka (GAS) akhirnya sirna.
Saat ini jembatan yang terletak di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tersebut telah bediri permanen dan kokoh untuk dilewati kapan saja oleh masyarakat.
Kepala Desa (Kades) Simpang Jaya, Marbawi mengatakan, seandainya anggaran yang diberikan pada desa tidak sebesar pada saat ini, hal ini tidak mungkin terwujud, mungkin menunggu rubuh dulu baru akan dibangun.
Namum saat ini cita – cita masyarakat terhadap perbaikan jembatan telah terwujud, setelah jembatan dibangun secara permanen. Masyarakat yang melintasi jembatan itu pun kini tak perlu cemas lagi saat melintasinya.
“Kalaulah tidak memiliki anggaran besar seperti saat ini, entah bagaimana lah jadinya. Alhamdulillah selesai sudah satu cita-cita kami dan mungkin cita-cita warga dua kecamatan (Gaung dan GAS) tetangga kami yang juga sering melintasi jalan ini,” ungkapnya lega kepada saat dikunjungi beberapa waktu lalu.
Menurut Marbawi, kondisi jembatan yang dulunya terbuat dari kayu tersebut sudah tak kayak lagi sebab telah termakan usia.
“Bayangkan saja gimana kondisinya setelah dibangun sejak pada tahun 1998 lalu. Menurut perhitungan kami, kerusakannya lebih dari 60 persen,” jelasnya.
Selain pembangunan jembatan penghubung tersebut, menurut Marbawi, satu per satu pembangunan yang memang dibutuhkan masyarakat seperti jalan-jalan kini juga telah banyak yang permanen.
“Selain jembatan dan jalan, beberapa infrastruktur lainnya turut kami bangun seperti tanggul mekanik untuk mendukung perkebunan kelapa milik masyarakat,” imbuhnya.
Untuk kedepan, Marbawi optimis akan membangun beberapa infrastruktur yang semestinya harus dibangun, untuk memenuhi pembangunan yang selama ini memang sangat tertinggal.
“Kalau dulu dana itu kecil. Tentulah pelaksanaan pembangunan hampir bisa dikatakan merangkak. Sekarang inilah masanya kami mengejar ketertinggal itu, sehingga desa kami paling tidak jangan sampai kalah pulak dengan desa orang,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jembatan-desa-simpang-jaya_20161226_223626.jpg)