Riau Selalu Defisit, Biaya Pelayanan Kesehatan Capai Rp 1,03 Triliun

Realisasi biaya pelayanan kesehatan yang terserap untuk melayani JKN KIS di Riau melebihi jumlah iuran yang diterima.

www.tribunpekanbaru.com

"Secara pengalaman, di Riau selalu defisit. Tidak pernah surplus," ujarnya.

Tahun 2017 mendatang, lanjut Hidayat, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan jumlah peserta di Riau.

Diantaranya akan meraih kepesertaan dari unsur Jamkesda, peserta mandiri serta pegawai pemerintah non pegawai negeri.

Bidikan utama juga disasar perusahaan besar yang belum semua karyawannya ikut JKN KIS. Pasalnya masih ada perusahaan besar terutama jajaran manajemen menengah ke atas tidak terdaftar.

"Nanti kita akan kerjasama dengan BPJS Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja agar perusahaan yang belum mendaftar atau baru sebagian mendaftarkan jadi peserta JKN KIS, bisa ikut semua," katanya. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Afrizal
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved