Sepanjang 2016 Terjadi 203 Kebakaran di Pekanbaru, Ini Dia Rincianya
Dari total 203 kasus terdiri dari 83 kebakaran bangunan dan 119 kebakaran lahan.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru mencatat terjadi penurunan signifikan kasus kebakaran di Pekanbaru. Secara keseluruhan sepanjang tahun 2016 ada 203 kasus kebakaran yang terjadi di Pekanbaru.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Hermanto Yasin, Kamis (5/1) menyebutkan penurunan kasus tersebut cukup signifikan. Terjadi penurunan sebanyak 185 kasus dibanding tahun 2015 yang total ada 388 kasus.
"Penurunan ini dipengaruhi kondisi lingkungan pada 2015 yang kering dan berkabut asap," katanya.
Pada tahun 2016, dari total 203 kasus terdiri dari 83 kebakaran bangunan dan 119 kebakaran lahan. Pada tahun 2015, dari total 388 kasusu terdiri dari 147 kebakaran bangunan dan 241 kebakaran lahan.
"Untuk 2016 tidak ada korban jiwa,"katanya.
Hermanto mengatakan di 2017 ini pihaknya bertekad untuk bisa menekan kasus kebakaran, baik itu bangunan maupun lahan. Salah satu caranya yakni lewat kegiatan sosialisasi. "Kita melakukan sosialisasi dan pelatihan ke masyarakat dan juga ke perusahaan-perusahaan,"ujarnya.
Di samping itu, Damkar juga memperkuat kompetensi personil dengan meningkatkan ketangkasan lewat beberapa pelatihan. Hermanto mengatakan pelatihan tidak hanya dilakukan di internal saja, namun juga dikirim ke luar daerah untuk memperdalam kemampuan.
"Pelatihan ini dibuat berkesinambungan dan diberikan serttifikat keahlian," kata Hermanto.
Untuk operasional, saat ini Damkar memiliki 23 armada yang tersedia di Pekanbaru. Jumlah ini kata Hermanto masih cukup untuk memenuhi kebutuhan di Pekanbaru.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/padamkan-api_20160520_060255.jpg)