Harga Cabe Masih Mahal
Selain cabe rawit, cabe merah juga dinilai masih tinggi. Ungtuk cabe merah lokal dan Medan saat ini berkisar pada harga Rp 54.000 - Rp 56 per kilo.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Tarigan
TRIBUNPEKANBARU.COM. PEKANBARU - Harga cabe rawit yang dijual di pasar Pekanbaru sampai saat ini masih dirasa tinggi. Pantauan Tribun hari ini Senin (9/1/2017) di Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno-Hatta dan Pasar Baru, Jalan HR Soebrantas harga cabe rawit berkisar antara Rp 60.000- Rp 65.000 per kilo.
Kris, pedagang yang menjual cabe dan berbagai sayuran di Pasar Pagi Arengka menuturkan, harga cabe rawit tersebut masih berfluktuasi.
"Sebelumnya sempat Rp 40 ribuan pe kilo. Sekarang sudah Rp 60 ribuan," ujarnya.
Kris menuturkan harga cabe cenderung berubah-ubah setiap waktunya.
Selain cabe rawit, cabe merah juga dinilai masih tinggi. Ungtuk cabe merah lokal dan Medan saat ini berkisar pada harga Rp 54.000 - Rp 56 per kilo.
Sedangkan untuk cabe merah asal Bukittinggi saat ini jarang dijual oleh pedagang karena stoknya tidak ada. Sebab harganya tinggi.
"Cabe merah bukit sekarang sudah jarang, gak ada stok yang datang, harganya juga tinggi," ungkap Ade pedagang lain yang menjual cabe di Pasar Baru Panam.
Selain itu harga bahan lainnya masih terpantau normal seperti cabe hijau berkisar harga Rp 26.000 per kilo, bawang merah Rp 20.000 per kilo dan bawang putih Rp 34.000 per kilo.(*)