Perang Air, Desa Wisata Diminta Berbenah
Saat ini sejumlah desa seperti Desa Sonde, Kuala Merbau, Permai dan Tanah Merah telah sadar potensi wisata masing-masing.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW.
TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Menyambut event perang air di Selatpanjang, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti meminta sejumlah desa wisata untuk berbenah.
Pasalnya, Disparpora akan mempromosikan objek wisata di masing-masing desa kepada para ribuan pengunjung.
"Kita tidak ingin pengunjung juga mengeksplor seluruh desa yang memiliki potensi wisatanya, tidak hanya berdiam diri di Selatpanjang saja menunggu Perang Air dimulai," ujar Plt Kadisparpora Kabupaten Kepulauan Meranti, Ismail Arsyad, Senin (9/1/2017).
Ismail mengatakan, saat ini sejumlah desa seperti Desa Sonde, Kuala Merbau, Permai dan Tanah Merah telah sadar potensi wisata masing-masing.
Hanya saja belum terkelola secara maksimal oleh masyarakat setempat, sehingga butuh kerja keras dan biaya besar untuk menjadikannya sebagai objek wisata yang representatif dan diunggulkan daerah.
"Untuk itu kita minta kepada desa untuk konsisten menggalakan potensinya masing-masing, untuk bantuan fasilitas pendukung Disparpora akan berupaya," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/festival-jung-titis-di-pantai-beting-beras_20170109_215155.jpg)