Lelang Souvenir Panah dari Papua
Souvenir panah yang akan dilelang tersebut langsung dibawa dari Papua saat ikut program SM3T di Wamena.
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komunitas Untuk Papua Pekanbaru akan melakukan lelang souvenir panah khas papua yang bisa dijadikan pajangan di Rumah.
Lelang tersebut akan diadakan di Waroeng Wahid, Jalan Durian Pekanbaru, Sabtu (14/1/2017) malam.
Penanggung Jawab Komunitas Untuk Papua Pekanbaru, Framana Putra, Kamis (13/1/2017) souvenir panah yang akan dilelang tersebut langsung dibawa dari Papua saat ikut program SM3T di Wamena.
Panah tersebut merupakan buah tangan yang dibeli salah satu peserta SM3T di Papua untuk pajangan dirumah. Namun karena ingin mendapatkan tambahan tas dalam gerakan 1.000 tas untuk Papua, Ibam berinisiatif melelang langsung panah tersebut di Waroeng Wahid nanti.
"Penawaran tertinggilah yang akan mendapatkannya. Tawaran bukan dengan uang, tapi dengan tas. Bagi yang bisa memberikan tas terbanyak maka panah ini akan jadi miliknya," kata Ibam.
Di waroeng wahid, lelang panah merupakan rangkaian dari banyak kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Untuk Papua Pekanbaru.
Dimana kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Talkshow tentang pendidikan di Papua yang dibawa langsung oleh Komunitas Untuk Papua Pekanbaru.
Selian itu bakalan ada juga penampilan musik dari salah satu band di Pekanbaru.
Ibam mengungkapkan, bagi siapa pun yang juga ingin menyumbangkan donasi saat acara, bisa datang ke Waroeng Wahid besok malam.
"Untuk penggalangan dana sudah berjalan sejak beberapa bulan yang lalu. Sampai saat ini kita sudah kumpulkan sebanyak 154 tas. Antusias teman-teman Pekanbaru untuk menyumbang baik sekali dan banyak support," terang Ibam
Nantinya ucap Ibam, seluruh tas yang terkumpul akan diserahkan langsung ke pelosok Wamena Papua.
Tujuan kegiatan sosial ini ialah membantu anak-anak di Papua dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
"Mari kita sama-sama bergerak dan membantu adik-adik kita di Papua," tutur Ibam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/guru-sm3t_20170113_151527.jpg)