Anggota Dewan Sayangkan Masih Banyak Nelayan Belum Terdaftar Asuransi
Padahal tahun 2016 lalu, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan kuota sebesar 2.900 nelayan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW.
TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG - Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menyayangkan, masih banyak nelayan yang belum terdaftar dalam asuransi nelayan.
Padahal tahun 2016 lalu, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan kuota sebesar 2.900 nelayan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
"Dari sebanyak itu, DKP hanya mampu merealisasikan 1.236 asuransi nelayan," ujar anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kepukauan Meranti, Taufik, Senin (16/1/2017).
Ia juga mempertanyakan sejauh mana sosialisasi yang dilakukan oleh pihak DKP sehinggga tidak mampu mencapai target yang ditetapkan oleh KKP RI.
Sebab, saat ia mengunjungi beberapa desa di Kecamatan Tebingtinggi Timur, ia masih banyak mendapati keluhan dari sejumlah nelayan.
Tidak hanya asuransi, bahkan sejumlah nelayan di Meranti juga masih banyak belum mendapatkan kartu nelayan.
"Padahal kartu nelayan adalah modal untuk mendapatkan asuransi dan bantuan dari pemerintah," ujar Taufik.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kartu-asuransi-nelayan_20161229_203343.jpg)