Breaking News:

Bupati Harris Ingatkan Pejabat Jangan Coba-coba Bermain Uang dalam Proses Assesment

Isu jual beli jabatan menjadi topik hangat di Indonesia termasuk di Provinsi Riau dan juga Kabupaten Pelalawan.

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Johannes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Isu jual beli jabatan menjadi topik hangat di Indonesia termasuk di Provinsi Riau dan juga Kabupaten Pelalawan. Apalagi dalam bulan ini, pemda melaksanakan assesment bagi pejabat eselon II.

Tentunya assesment serta seleksi terbuka bagi para pejabat yang ingin duduk di jajaran kepala dinas, kepala bagian, asisten, hingga staf ahli sangat erat kaitannya dengan jual beli jabatan. Selain itu, rencana mutasi yang akan digelar Bulan Februari mendatang merupakan mutasi jabatan pertama sejak Harris-Zardewan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati.

Kepada tribun, Bupati Harris menjamin tidak ada praktik jual beli jabatan selama proses assesment berlangsung hingga mutasi. Ia juga mengingatkan para peserta seleksi jabatan agar tidak bermain uang pelicin, agar bisa menduduki jabatan tertentu. Harris ingin rotasi pejabat bersih dari suap maupun pungutan liar.

"Saya ingatkan jangan ada yang bermain uang. Kalau ada pihak-pihak mengatasnamakan dan meminta uang, jangan coba-coba dikasih. Pastinya kalau dia bagus, tetapkan akan dipakai," ujar Bupati Harris kepada Tribun melalui ponselnya, Minggu (20/1/2017).

Harris berkomitmen jika pejabat-pejabat yang terpilih nanti merupakan orang yang memiliki kompetensi dan intergritas sesuai dengan jabatannya. Jika tidak lolos seleksi, jangan memaksakan kehendak hingga ingin menyuap oknum-oknum yang berwenang. Hal itu akan semakin memperburuk citra pemkab Pelalawan.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved