Kerjasama Hotel Aryaduta dengan Lippo Karwaci Tetap Harus Diselesaikan 25 Tahun

Namun dari awal defiden tersebut hanya dibayarkan Rp 200 juta per tahun, hingga saat ini tak ada perubahan.

TribunPekanbaru/AanRamdhani
Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Walau kerjasama dengan pihak pengelola Aryaduta sejauh ini tidak terlalu banyak menguntungkan, namun pihak Pemprov Riau tidak bisa memutus kontrak untuk saat ini.

Ada pun dalam perjanjian awal tentang kerjasama tersebut adalah dilangsungkan selama 25 tahun. Dimana, pihak Lippo Karwaci sebagai pengelola membangun hotel tersebut di atas tanah milik Pemprov Riau, dan membayarkan defiden setiap tahunnya kepada Pemprov Riau.

Namun dari awal defiden tersebut hanya dibayarkan Rp 200 juta per tahun, hingga saat ini tak ada perubahan. Hingga saat ini kerjasama tersebut baru berjalan 16 tahun.

Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson mengatakan, hingga saat ini, kerjasama tersebut baru berjalan sekitar 16 tahun. Artinya, masih tersisa waktu untuk kerjasama selama 9 tahun lagi dengan pihak Lippo Karwaci tersebut.

“Perjanjian itu tidak bisa diputus. Bagaiman pun tetap harus berjalan. Karena memang mereka yang membangun dari awal,” kata Aherson kepada Tribun, Minggu (22/1/2017). (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Alex
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved