Breaking News:

Mulai Tahun Ini BPMP2T Pelalawan Kutip Retribusi IMTA

Mulai tahun 2017 ini retribusi IMTA akan dikutip oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu

TribunPekanbaru/Melvinas Priananda
Amankan TKA Ilegal - Puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang berhasil diamankan petugas saat dibawa menuju Kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Selasa (17/1/206) malam. Puluhan TKA tersebut terjaring dalam razia yang dilakukan oleh pihak Dinas Tenaga Kerja karena tidak memiliki dokumen ketenaga kerjaan di kawasan PLTU Tenayan Raya. Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda 

Laporan : Johannes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Setiap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Pelalawan akan dikenai retribusi setiap tahun. Dengan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Izin Mempekerjakan Tenaga kerja Asing (IMTA).

Mulai tahun 2017 ini retribusi IMTA akan dikutip oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T). Perda IMTA yang baru disahkan tahun 2016 lalu, diyakini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber retribusi.

Retribusi tersebut akan dikutip ketika Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di perusahaan yang beroperasi di Pelalawan melakukan perpanjangan izin. Dimana izin bekerja bagi TKA diperpanjang setiap tahun.

"Satu bulan dikenai 100 US dollar setiap orang dan pembayarannya sekali setahun. Artinya setiap tahun mereka membayar 1.200 US dollar yang disetorkan setiap memperpanjang izin," ungkap Kepala BPMP2T Pelalawan, Devitson Saharudin, kepada tribun Senin (23/1).

Dengan dikutipnya retribusi IMTA, alhasil kewenangan BPMP2T bertambah dalam hal pengurusan perizinan. Apalagi selama ini izin bekerja bagi TKA hanya diurus di pemerintah provinsi saja. (*)

Penulis: johanes
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved