Breaking News:

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dallas Fried Chicken Pangkalan Kerinci Dilalap Api

Restoran cepat saji yang terletak di tepi Jalan Lintas Timur (Jalintim) itu dilalap sijago merah, diduga akibat

Penulis: johanes
Editor:
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dallas Fried Chicken Pangkalan Kerinci Dilalap Api
Tribun Pekanbaru/ Johanes
Kebakaran kembali terjadi di Kota Pangkalan Kerinci pada Senin (23/1) malam sekitar pukul 20.25 wib. Kali ini melanda bangunan miliki Dallas Fried Chiken.

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kebakaran kembali terjadi di Kota Pangkalan Kerinci pada Senin (23/1) malam sekitar pukul 20.25 wib. Kali ini melanda bangunan miliki Dallas Fried Chiken.

Restoran cepat saji yang terletak di tepi Jalan Lintas Timur (Jalintim) itu dilalap sijago merah, diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting. Untung saja gedung berbentu Rumah Toko (Ruko) itu terbakar hanya pada bagian atas atau lantai dua saja.

Sontak aja api yang timbul membuat panik pembeli beserta masyarakat yang ada disekitarnya. Apalagi Dallas Fried Chiken bersebelahan dengan kedai kopi Tiam Nongcan. Hanya saja, tidak ada korban jiwa peristiwa tersebut.

"Dugaan kuat api berasal dari korsleting arus listrik. Api langsung dijinakan oleh petugas pemadam kebakaran," ungkap Paur Humas Polres Pelalawan, Bripka Very Firmansyah, Selasa (24/1).

Diterangkannya, polisi telah melakukan oah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. Berdasarkan keterangan dari pemilik Dallas Fried Chiken Erik (38), sekitar pukul 20.25 wib tiba-tiba listrik ruko padam. Karena penasaran ia mengecek ke dalam ruangan dan melihat api menyala dari kamar yang berada di lantai dua.

Tanpa fikir panjang, ia berteriak minta tolong dan menghubungi petugas kepolisian. Api mulai membesar lantaran sekat kamar terbuat dari kayu serta triplek yang mudah terbakar. Selanjutnya dua unit mobil Damkar milik Pemda Pelalawan tiba di lokasi kejadian. Satu jam setelah itu api baru dapat dijinakan dan dilakukan pendinginan untuk memastikan api padam total.

"Pengakuan korban kerugian materil mencapai Rp 10 juta. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini," tambahnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved