Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ibu yang Bunuh Bayinya di Semarang Ternyata Berstatus Pelajar SMK, Begini Kronologinya

Menurut Ali, Salma mengakui telah melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi rumah.

Editor: M Iqbal

TRIBUNPEKANBARU.COM, UNGARAN - Kanit Reskrim Polsek Tuntang, Ipda Ali menunjukkan pisau yang digunakan pelaku pembunuhan bayi kandung, Salma Utami (20) di Mapolsek Tuntang, Kamis (26/1/2017) petang. 

"Ini pisau untuk memutus tali pusar bayi, Itu menurut pengakuan si pelaku."

"Kami belum tahu pisau itu apakah juga digunakan untuk menyayat tubuh si bayi," katanya.

Selain pisau, barang bukti lain ada selimut berlumuran darah dan sebuah ponsel.

Pelaku masih pelajar kelas 12 di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Salatiga.

Dia merupakan warga Banjaran RT 04 RW 08 Kesongo, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Salma diketahui kelahiran 8 Agustus 1997.

Menurut Ali, Salma mengakui telah melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi rumah.

Kejadian itu pada hari Rabu (25/1/2017) pukul 18.30 WIB.

"Kemudian Salma menggendong bayi itu ke dapur."

"Dia mengambil pisau untuk memotong ari-ari."

"Setelah ari-ari dipotong, bayi itu ditinggal di belakang rumah," terang Ali.

Selanjutnya, Salma pun kembali masuk ke rumah.

Kondisinya alami pendarahan.

Salma ditolong sang nenek, kemudian diantar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga.

Baca: Seorang Ibu di Semarang Tega Bunuh Bayinya dengan Pisau
Salma dirawat di ruang Flamboyan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved