Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Curah Hujan di Pekanbaru Tinggi, Penyakit DBD Mudah Terjangkit, Ini Saran Anggota DPRD

Curah hujan yang cukup tinggi di Kota Pekanbaru beberapa pekan terakhir, berpotensi pada penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
DIRAWAT - Seorang anak menderita Demam Berdarah (DBD) sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, Kamis (7/1). Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mendata selama 2015 jumlah penderia DBD mencapai 502 jiwa dan seorang di antaranya meninggal dunia, dimana jumlah tersebut meningkat lebih dari 100 persen dari jumlah kasus DBD pada 2014 yang mencapai 209 kasus. 

Laporan Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Curah hujan yang cukup tinggi di Kota Pekanbaru beberapa pekan terakhir, berpotensi pada penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Karenanya, mengantisipasi jatuhnya korban DBD, kalangan DPRD Pekanbaru mengimbau warga agar tetap waspada.

Apalagi belakangan ini, hujan sering terjadi di malam hari. "Nyamuk pembawa penyakit DBD ini, paling mudah berkembang biak pascahujan, seperti halnya sekarang ini," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, Minggu (29/1/2017) kepada Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskannya, curah hujan yang cukup tinggi, membuat perkembangan DBD terjadi pada tempat-tempat yang bisa menampung air, seperti talang air dan vas bunga. Karenanya, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dengan cara memantau kebersihan di sekitar tempat tinggalnya.

Yang paling penting, harus menggalakkan program 3M yakni menguras bak mandi, menutup tempat air dan mengubur barang-barang yang dianggap bisa menjadi tempat nyamuk bertelur.

"Sekarang ini musim penghujan, masyarakat kami minta harus melakukan 3M tadi. Kita tidak ingin kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini yang harus diwaspadai masyarakat. Jangan anggap enteng," katanya.

Disinggung sudah berapa kasus DBD di Kota Pekanbaru hingga akhir Januari 2017 ini, politisi PAN tersebut mengaku tidak tahu pasti. Karena memang Diskes Pekanbaru selaku mitra kerjanya, tidak memberikan data apa-apa, meski sudah diminta.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved