VIDEO: Prihatin Kasus Penganiayaan Bayi, Kak Seto Datangi Dinsos Riau
Kak Seto datang ke Riau terkait penanganan perkara dugaan penganiayaan di dalam Panti yang dikelola oleh Yayasan Tuna Bangsa yang menyebabkan seorang
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: David Tobing
Laporan videografer Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -Perlindungan anak dari tindak kekerasan diperlukan kepedulian dan peran serta seluruh pihak dari berbagai elemen.
Tidak hanya pemerintah dan aparatur hukum saja, tanggung jawab masyarakat sekitar juga dituntut dalam persoalan ini.
Hal ini diungkapkan oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, atau yang biasa disapa Kak Seto saat berkunjung ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau, Selasa (31/1/2017).
"Melindungi anak perlu orang sekampung. Peduli RT RW," ungkapnya.
Kak Seto datang ke Riau terkait penanganan perkara dugaan penganiayaan di dalam Panti yang dikelola oleh Yayasan Tuna Bangsa yang menyebabkan seorang bocah, M.Zikli meningal dunia.
Belakangan, Yayasan itu diketahui juga diduga menelantarkan sejumlah penghuni panti yang juga terdapat anak-anak, dan lansia.
Penyebabnya bisa saja bukan karena faktor kesengajaan.
Bisa saja menurut Kak Seto terkait sistem pengelolaan panti, dan juga karena faktor personal pengasuh.
"Mungkin tidak disengaja, mungkin juga ada masalah emosional pengasuh. Mohon berdayakan masyarakat sekitar," tuturnya. (*)