Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Diskes Dumai Imbau Warga Tetap Waspada DBD

Untuk mencegahnya, masyarakat harus rutin membersihkan rumah. Khususnya menghilangkan genangan banjir yang masih ada.

Penulis: Fernando | Editor: M Iqbal

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,  DUMAI - Selama Januari dan Februari 2017, ada delapan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di RSUD Kota Dumai.

Data dari Unit Pelayanan RSUD Dumai, pada Januari tercatat tujuh pasien. Sedangkan pada Februari ini baru ada satu pasien.

Kebanyakan para pasien berasal dari Kecamatan Dumai Barat dan Dumai Selatan.

Kondisi tersebut dinilai belum mengkhawatirkan.

"Saat ini kondisi masih normal. Tapi masyarakat patut mewaspadainya," ujar Direktur RSUD Dumai, dr Syaiful kepada Tribun, Rabu (8/2). 

Sementara itu, Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit itu.

"Terutama pasca peralihan cuaca seperti sekarang ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal di tempat terpisah.

Dijelaskannya, akhir Januari lalu sejumlah wilayah sempat digenagi banjir. Sebab genangan itu berpotensi
menjadi wadah jentik nyamuk aedes aegypti sebagai pembawa virus yang menyebabkan DBD.

Untuk mencegahnya, masyarakat harus rutin membersihkan rumah. Khususnya menghilangkan genangan banjir yang masih ada.

Kemudian masyarakat mesti tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Menerapkan 3M, yakni menguras bak air, mengubur barang bekas dan menutup penampungan air.

"Bila ada sampah yang terbawa banjir segera dibersihkan," ujar Paisal.

Menurutnya, beberada kelurahan patut diwaspadai DBD pasca banjir.

Tiga di antaranya yang kena dampak banjir adalah Kelurahan Bumi Ayu, Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI) dan Kelurahan Pangkalan Sesai.

"Jika terdapat gejala DBD segera memeriksakan diri," katanya.(*)

Tags
Diskes
DBD
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved