Atasi Gepeng, Komisi III Minta Dinsos Pekanbaru Minta Bantuan ke Pemprov dan Pusat
Komisi III DPRD Pekanbaru sangat menyayangkan kondisi Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru, yang minim anggaran.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Komisi III DPRD Pekanbaru sangat menyayangkan kondisi Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru, yang minim anggaran.
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal, Selasa (14/2/2017) menegaskan, dengan kondisi seperti ini, maka komitmen Pemko dalam penanganan gepeng belum maksimal. Apalagi dengan minimnya anggaran mereka untuk penanganan masalah sosial ini.
"Dari keterangan Dinsos ke kita, anggaran mereka tahun ini hanya Rp 3 miliar. Dari nilai tersebut Rp 1,5 miliar untuk operasional beberapa kegiatan, termasuk penanganan gepeng. Makanya sedikit. Itu yang kita sayangkan. Padahal masalah gepeng tersebut sudah meresahkan masyarakat," kata Nofrizal kepada Tribunpekanbaru.com.
Agar bisa memaksimalkan penanganan gepeng ini, DPRD minta kepada Dinsos agar meminta bantuan anggaran ke Dinsos Pemprov Riau. Sebab, Kota Pekanbaru ini menjadi sasaran empuk para gepeng untuk beraksi.
Apalagi beberapa pekan terakhir, kawanan anak punk juga bertebaran di beberapa lampu merah. Seperti di lampu merah Simpang SKA dan Simpang Empat Arengka.
"Kota Pekanbaru ini ibukota Provinsi Riau, tentunya notabene wajah Bumi Lancang Kuning. Jika perlu minta bantuan APBN juga," harap Nofrizal lagi. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gelandangan-di-pekanbaru_20170118_143145.jpg)