Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIDEO: Kenduri Budaya Pertanda Peresmian Dinas Kebudayaan Riau

Senin (13/2/2017) kemarin seniman melayu berkumpul di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau di Jalan Sudirman.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: David Tobing

Laporan reporter Tribbunpekanbaru.com, Nasyuha 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Senin (13/2/2017) kemarin seniman melayu berkumpul di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau di Jalan Sudirman.

Kehadiran mereka untuk mengisi acara kenduri budaya dalam persemian Dinas Kebudyaan Provinsi Riau tersebut.

Berbagai penampilan budaya, mulai dari randai Kuansing, penampilan seni dari berbagai Kabupaten di Riau menghibur hadirin yang menyaksikan acara tersebut.

Terlihat hadir Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Forkompinda Provinsi Riau, Bupati Pelalawan M Haris, Bupati Siak Syamsuar, tokoh adat Al Azhar dan tokoh budaya lainnya serta seluruh pejabat dilingkungan Pemprov serta masyarakat Riau.

Acara kenduri Budaya ini merupakan peresmian Dinas Kebudayaan yang resmi berdiri tahun 2017 ini, setelah lama dtunggu-tunggu di Provinsi Riau dalam mendukung Visi Riau 2020 sebagai pusat Budaya Melayu Asia Tenggara.

Budayawan Riau Al Azhar dalam kesempatan itu menyampaikan, dengan adanya Dinas Kebudayaan tersebut maka nantinya ada wadah seniman Riau untuk menghidupkan kembali budaya dan seni yang ada di Riau.

"Gong akan berbunyi dengan adanya Dinas Budaya, talempong akan berdengung kembali setelah adanya Dinas Kebudayaan ini, jadi ini sangat penting untuk budaya kedepannya,"ujar Al Azhar.

Menurut Al Azhar bangkitnya kebudayaan merupakan kebangkitan sebuah daerah, apalagi sesuai visi dan misi Riau 2020 sebagai pusat budaya melayu se-Asia Tenggara, maka menurut Al Azhar harus didukung semuanya.

"Dinas Kebudayaan ini tonggak dalam kebangkitan budaya melayu, banyak budaya yang selama ini tidak diketahui anak cucu kita dan dengan adanya ini maka akan diingatkan,"ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal menjelaskan kehadiran Dinas Kebudayaan sudah dinanti sejak lama dan tahun 2017 baru terwujud, sebagai upaya mengejar terwujudnya visi dan misi Riau 2020.

"Sudah lama ditunggu, dan baru terwujud tahun ini, kita sangat bangga memiliki Dinas Kebudayaan,"ujar Yose.

Menurut Yose fokus kedepannya sesuai dengan visi Riau kedepan adalah melestarikan budaya melayu dan menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan melayu tersebut.

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dalam kesempatan itu menyampaikan, setelah terbentuknya Dinas Kebudayaan maka selanjutnya fokus pada pekerjaan demi terwujudnya visi tersebut.

"Jadi kepada Dinas Kebudayaan diharapkan untuk fokus bekerja, sukseskan Dinas Kebudayaan ini dalam lestarikan budaya Melayu,"jelas Andi.

Dalam kesempatan itu, Andi juga menyerahkan Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI atas Warisan Tak Benda Kepada sejumlah Kepala Daerah pada acara Kenduri Budaya itu. (TRIBUN PEKANBARU/NASYUHA) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved